Warga Pati Geruduk KPK! Sadewa Dianggap Gagal, Tuntutan Mundur Menggema di Jakarta

Jakarta, Sabdopalon.News – Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendadak gempar pada Selasa (2/9). Ratusan warga Kabupaten Pati yang tergabung dalam Masyarakat Pati Bersatu mendatangi ibu kota untuk menyuarakan aspirasi. Tuntutan mereka tegas dan lantang: Bupati Pati Sadewa harus segera mundur!
Aksi tersebut dipimpin langsung oleh Supriyono alias Botok. Dengan membawa spanduk dan pengeras suara, massa meneriakkan yel-yel anti-korupsi sambil menuding kepemimpinan Sadewa penuh skandal dan kegagalan.

“Kami datang jauh-jauh dari Pati bukan untuk main-main! Ada dugaan penyalahgunaan anggaran, proyek mangkrak, dan kebijakan yang hanya menyusahkan rakyat. Sadewa harus mundur atau rakyat akan melengserkannya!” teriak Supriyono di tengah orasi.
Tidak hanya teriakan, massa juga menampilkan poster wajah Sadewa dengan tanda silang merah besar dan tulisan “Bupati Gagal”. Simbol itu menjadi ikon perlawanan warga Pati terhadap kepemimpinan Sadewa.
Situasi sempat memanas ketika sebagian massa mendesak agar KPK segera membuka penyelidikan atas proyek-proyek besar di Pati yang diduga sarat kongkalikong. Polisi yang berjaga ketat langsung mengamankan jalannya aksi agar tidak menimbulkan kericuhan.
Meski begitu, massa tak surut semangatnya. Mereka bersumpah akan terus datang ke Jakarta hingga KPK benar-benar bertindak.
“Kalau KPK hanya diam, jangan salahkan kami! Gelombang massa berikutnya akan lebih besar. Sadewa harus turun, titik!” tegas salah satu orator lain.
Hingga berita ini diturunkan, pihak KPK belum mengeluarkan keterangan resmi. Sementara kubu Sadewa memilih bungkam, membuat rumor dugaan skandal makin menguat di tengah publik.
Media Sabdopalon.News berkomitmen terus mengawal aspirasi rakyat Pati.
Pewarta : Agil
Editor. : Luwadi
