Satlantas Polres Demak Tancap Gas Sosialisasi Zebra Candi 2025 Sambil Bagikan Nasi Kotak & Layanan Kesehatan Gratis

Demak, sabdopalon.news – Suasana Jum’at di Kabupaten Demak mendadak bergemuruh! Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Demak turun langsung ke tengah masyarakat dengan kegiatan Jum’at Berkah yang bukan hanya menyentuh hati, tetapi juga menggetarkan kesadaran publik soal pentingnya tertib berlalu lintas, Jumat (21/11/2025).

Tidak tanggung-tanggung, lokasi yang disasar pun strategis: Masjid Islamic Center Desa Jogoloyo, pangkalan ojek, hingga pusat keramaian becak wisata Masjid Agung Demak. Warga disuguhi nasi kotak, pemeriksaan kesehatan gratis, layanan konsultasi, hingga pembagian obat-obatan, semuanya dilakukan secara humanis namun penuh ketegasan.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasi Dokkes Polres Demak, Iptu Ahmad Anies, bersama Kanit Kamsel Satlantas Polres Demak, Iptu Rohmat Sukoprihanto, yang memimpin personel Satlantas dengan pendekatan menyentuh grassroot sekaligus menggugah kesadaran keselamatan.
SATLANTAS DEMAK MENGGETARKAN!
Imbauan Keras: “Tertib Lalu Lintas Bukan Pilihan, tapi Kewajiban!”
Di hadapan masyarakat, Iptu Rohmat Sukoprihanto menyampaikan pesan tegas dan mengena:
“Kedisiplinan berlalu lintas bukan hanya soal patuh aturan, tapi soal nyawa! Operasi Zebra Candi 2025 mengedepankan ETLE untuk menekan pelanggaran, dan masyarakat Demak harus menjadi pelopor keselamatan,” tegasnya.
Pesan ini disampaikan bukan dengan nada menggurui, melainkan sebagai bentuk kepedulian Satlantas terhadap meningkatnya potensi kecelakaan akibat pelanggaran yang terus terjadi.
Zebra Candi 2025: Satlantas Tak Main-Main!
Delapan Pelanggaran Ini Jadi Target Utama
Dalam gebyar Jum’at Berkah itu, Satlantas juga melakukan sosialisasi besar-besaran Operasi Zebra Candi 2025. Petugas menyebar pamflet, memberikan edukasi, dan memastikan warga paham bahwa operasi tahun ini mengandalkan ETLE sebagai mata elektronik yang tidak bisa dibohongi.
Delapan sasaran operasi tersebut antara lain:
- Pengendara tanpa helm SNI.
- Tidak menggunakan sabuk keselamatan.
- Melawan arus.
- Pelanggaran batas kecepatan.
- Pengendara di bawah umur.
- Main ponsel saat berkendara.
- Pengaruh alkohol saat mengemudi.
- Kendaraan ODOL (over dimension & over loading).
Semua pelanggaran ini, ditegaskan petugas, akan ditindak tanpa kompromi.
Humanis, Tegas, dan Mengguncang Kesadaran Publik
Melalui pendekatan preemtif, preventif, dan responsif, Satlantas Polres Demak memastikan bahwa edukasi keselamatan tidak hanya sekadar formalitas, tetapi benar-benar masuk ke hati masyarakat.
“Kami ingin masyarakat sadar bahwa tertib lalu lintas adalah bagian dari menjaga hidup dan keluarga mereka. Kami bergerak bukan untuk menakuti, tetapi menjaga,” ujar Iptu Suko menutup kegiatan.
Kegiatan Jum’at Berkah Satlantas Polres Demak kali ini bukan hanya menjadi aksi sosial, tetapi sekaligus alarm keras bagi warga Demak agar kembali mengutamakan keselamatan di jalan raya.
Reporter : Agil
Editor : Luwadi
