Operasi Zebra Candi 2025 Polres Demak Resmi Ditutup: 990 Pelanggar Terjaring, Kesadaran Publik Disebut Meningkat

Demak, sabdopalaon.news — Operasi Zebra Candi 2025 Polres Demak resmi berakhir pada Minggu (30/11/2025). Selama 14 hari pelaksanaan, operasi ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan kondisi aman menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha menegaskan bahwa operasi tersebut tidak hanya fokus pada penindakan hukum, tetapi juga pembangunan budaya tertib berlalu lintas.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Operasi Zebra bukan hanya razia, tetapi ajakan membangun budaya tertib di jalan,” ujarnya, Senin (1/12).
990 Pelanggar Terjaring
Selama operasi, Polres Demak menjaring 990 pelanggar, dengan rincian:
896 teguran,
61 penindakan melalui ETLE,
33 tilang manual.
Pelanggaran terbanyak meliputi pengendara motor tanpa helm SNI, knalpot tidak sesuai spesifikasi, berboncengan lebih dari satu orang, serta pelanggaran melawan arus.
Gencarkan Edukasi Humanis
Selain penindakan, Satlantas Polres Demak mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui edukasi keselamatan di berbagai lapisan masyarakat — mulai dari PAUD hingga instansi pemerintahan, pelajar, mahasiswa, driver ojek online, tukang becak, hingga kusir andong.
Sebanyak 4.170 pamflet dan 2.765 stiker keselamatan dibagikan selama operasi.
Pemeriksaan Kesehatan & Ramp Check
Polres Demak juga menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir angkutan umum, serta melakukan ramp check bus pariwisata bersama Dishub dan Jasa Raharja untuk memastikan kelayakan kendaraan menjelang libur panjang Nataru.
Pesan Kapolres
AKBP Ari Cahya Nugraha mengingatkan warga Demak agar menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar aturan.
“Gunakan perlengkapan keselamatan dan berkendaralah dengan bertanggung jawab. Keluarga menunggu Anda pulang dengan selamat,” pesannya.
Dengan berakhirnya Operasi Zebra Candi 2025, Polres Demak berharap tingkat disiplin masyarakat semakin meningkat dan potensi kecelakaan jelang Nataru dapat ditekan maksimal.(Agil)
Editor : Luwadi.
