BuBer Ketoprak Wanita Seni Budaya, SEKAR LANGIT- 24/MARET/2025.oleh.Berto Yudiyanto.sabdopalon

Sabdopalon.news.
Temanggun_Jateng.*
Untuk menjalin ke bersamaan, Seni Budaya Tradisional KETOPRAK, Wanita KABUPATEN, Temanggung.
Mengadakan temu kanggen, untuk menciptakan ke bersamaan,
Dengan cara buka bersama (BUBER)Bolot Subowo, selaku penanggung jawab, Bercerita kepada awak Media. Senin 24/Maret/2025.
Seni Budaya Wanita SEKAR LANGIT yang di pimpin oleh :
Ketua: pawitri
Bendahara: Lala
Sekertaris: Srimulyani
Penasehat: D.R.S. AGUS Purwoko
Penanggung jawab: Bolot Subowo.

Pawitri selaku ketua juga sutradara Cantik ramah dan cerdas, beliau juga terbilang supel ramah sehingga, rekan Anggota merasa senang dan betah dalam berlatih. Ungkapnya.
Bendahara Lala yang trampil dan didampingi, sekertaris Srimulyani yang lugas tegas dan tangkas membuat Seni Budaya Ketoprak SEKAR LANGIT terbentuk dan berkesinambungan.tambahnya.
Drs Agus Purwoko selaku penasehat, sangat sabar dan penuh ketelitian, seakan melayani pasien Anak, dengan sabar dan teliti sehingga kami anggota seni merasa special dan istimewa dalam nasehat , nasehatnya. Yang bikin kami betah dan menjadikanya wadah/rumah sehingga kami rukun seperti keluarga. Lanjutnya.
Dalam acara buka bersama ini (Buka bersama. kami di fasilitasi seperti Anak sendiri, seperti keluarga seakan akan tidak ada jarak antara penasehat dan seniwati.
Dalam acara buber kami saling ketemu dan bergembira ria.
Saling memaafkan ketawa saling melepas kangen.

karena selamat satu (01) bulan Ramadan kami jarang ketemu latian bareng dan manggung bareng.
Biasanya grup kami tampil di cenel Temanggung TV.
jadi kami sering ketemu dengan peran masing, masing imbuhnya.
Kadang ada yang lucu walo di dengar agak kurang ajar.
Tapi karena kami seniwati bertujuan untuk menghibur, setiap omongan tidak kami masukkan dalam hati. Ini hanya sebagai hiburan tambahnya.
Sebagai penanggung jawab Bolot Subowo disisi tegas beliau juga mudah berkelakar, yang membuat kami betah dan merasa terlindungi.
Setelah kami berkelakar tertawa saling melepas kangen.
Mulailah acara inti. Berdoa bersama, dan santap makanan bersama sebagai penutup. Pungkasnya. (Berto sabdopalon)
Editor,(Luwadi)
