Poernomo Hadiwidjojo Usai Ditangkap Akibat Tidak Empati Dalam Bermedsos. 10/05/2025.olih.Berto.SABDOPALON

sabdopalon.news.“Temanggung⇢Jateng.
Nama Herry Poernomo Hadiwidjojo tiba-tiba menjadi sorotan tajam publik, khususnya warga Magelang Raya. Ia menjadi sosok yang paling dicari setelah mengunggah komentar yang dinilai sangat tidak berempati terkait kecelakaan tragis di Purworejo yang merenggut nyawa 11 guru SD IT Mendut, Mungkid, Magelang.
Komentarnya yang ditulis di grup Facebook Info 4 Kota (Magelang, Muntilan, Borobudur, Yogyakarta) menyulut kemarahan publik:
“Sukurin, duit dana boss kanggo sangu… Nyewo bandoso.”komen, Hery.
Komentar tersebut dinilai mencederai rasa kemanusiaan di tengah duka mendalam. akibat kecelakaan yang menelan Korban Jiwa Sebelas (11) Orang. di Purworjo.
Setelah keberadaannya terdeteksi dan ia diamankan warga, Herry yang memiliki nama asli Heri Setiawan menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka. Berikut tiga pernyataannya:
Dengan ini, saya, Heri Setiawan, beralamat di RT 14/RW 7, Ngipik, Pringsurat, Temanggung, usia 53 tahun, sebagai pemilik akun Facebook Herry Poernomo Hadiwidjojo, menyampaikan klarifikasi terkait komentar saya di grup Facebook Info Empat (04) Kota (Magelang, Borobudur, Temanggung, Yogyakarta) yang telah menimbulkan kegaduhan di masyarakat umum.
Saat ini, kasus ini telah ditangani oleh Polres Temanggung.
Sehubungan dengan hal tersebut, saya menyatakan:
- Akan kooperatif mengikuti proses hukum yang berlaku.
- Secara pribadi, saya meminta maaf kepada korban, keluarga korban, dan masyarakat umum terkait komentar saya di media sosial.
- Saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut dan akan lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Pesan Moral: Hati-hati dengan Jari, Karena Luka di Hati Tak Mudah Terobati
Media sosial adalah ruang publik. Kata-kata yang kita tulis bisa menjadi cermin kepribadian sekaligus ujian empati.
Sebelum mengunggah sesuatu, tanyakan pada diri sendiri: “Apakah ini bermanfaat, bijak, dan berperikemanusiaan?”
Karena di era digital, jejak digital bisa lebih tajam dari pisau, dan dampaknya bisa merusak lebih dari yang kita bayangkan.
“BijakBermedsos
“Kasus HerryPoernomo
“Magelang
“KecelakaanPurworejo
Mediasabdopalon.news.
Berpesan Kepada penguna media sosial lebih berhati, hati dalam memberikan aksi dan reaksi pada unggahan di media sosial.
Sehingga tidak memancing seseorang atau Grub bersama, sama membeci unggahan kita.
sehinga Citra dan Etika kita tidak membuat seseorang tidak Nyaman, di Media Sosial. pungkasnya. (Berto.sabdopalon.)
Editor,(Luwadi )
