45 Siswa Disahkan Jadi Warga Baru Persaudaraan Setia Hati Terate Dari Ranting Sedan

SABDOPALON.NEWS, Sedan – Sebanyak 45 siswa Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Rembang ranting Sedan resmi menjadi warga baru.
Pengesahan siswa PSHT 2024 ini bertempat di GOR Mbesi Rembang, Sabtu (20/07/2024) malam hingga dini hari.
Dari ke 45 siswa berasal dari berbagai desa yang ada di kecamatan Sedan Kabupaten Rembang Jawa Tengah.
Ketua PSHT Ranting Kecamatan Sedan Siti Sa,adah melalui pelatih pendamping Sertu Sutikno, mengatakan tujuan pengesahan ini untuk mendidik manusia yang berbudi luhur tau benar dan salah. Kemudian beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Tentunya ini sesuai tujuan organisasi SH Terate, sehingga mereka akan hidup bahagia di dunia maupun akhirat,” katanya.
Sertu Sutikno yang juga anggota TNI dari Koramil 13/Sedan ini menjelaskan dasar dari PSHT adalah persaudaraan. Persaudaraan harus selalu ditanamkan dalam diri warga.
“Tidak hanya dilatihan. Dalam kehidupan sehari hari, kemanapun dia berada, begitu tahu ada warga pasti dia akan bersalaman dan memiliki rasa batin yang luar biasa,” tuturnya.
“Seseorang bisa mengaku warga, tapi kadang harus menunjukan buktinya. Apa buktinya Makanya setiap warga dilengkapi dengan yang namanya KTA (kartu tanda anggota). Misalnya kartu hilang, ada hal yang tidak bisa hilang. Yaitu kode. Tentunya kode ini tidak bisa saya buka fiur di sini. Kalau warga, pasti tahu. Sehingga ini akan semakin mempererat persaudaraan. Tidak hanya latihan, kemanapun, agama apapun dan jadi apapun tetap mengakui sebagai saudara, melebihi saudara kandungnya,” jelasnya.
Sutikno berharap warga baru bisa selalu menjaga kepribadian yang berbudi luhur tahu benar dan salah juga beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Setelah disahkan, kiranya dapat mengembangkan ilmu SH Terate dimanapun berada. Selain itu, mari sebagai warga negara yang baik, ikut berpartisipasi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya,” tambahnya.
“Sehingga betul-betul diharapkan masyarakat seperti ayam jago yang telah ia korbankan. Fiosopi ayam jago bahwa diharapkan adik-adik juga jadi jagonya masyarakat yang bisa berpartisipasi dalam berbagai hal,” tandasnya.
(Syfdn)
Editor,( Luwadi )
