Air Mata dan Doa Mengalir di Polres Demak, Ratusan Ojol Bersatu Kenang 7 Hari Wafatnya Affan Kurniawan

Demak, sabdopalon.news – Suasana penuh haru membungkus Mapolres Demak, Kamis (4/9/2025). Tangis tertahan, doa tulus, dan solidaritas tanpa batas tumpah ruah ketika puluhan driver ojek online (Ojol) bersama jajaran Polres Demak menggelar doa bersama mengenang 7 hari wafatnya Affan Kurniawan, seorang driver Ojol yang berpulang saat mengikuti aksi unjuk rasa di Jakarta.
Masjid Uswatun Hasanah Polres Demak menjadi saksi bisu lantunan ayat suci, Yasin, tahlil, dan doa yang menggema begitu syahdu. Hati siapa pun yang hadir seakan diremukkan oleh kenangan akan almarhum.

Solidaritas yang Menggetarkan Jiwa
Kapolres Demak, AKBP Ari Cahya Nugraha, berdiri di hadapan jamaah dengan mata berkaca-kaca. Ia menegaskan bahwa doa bersama ini bukan sekadar ritual, tetapi wujud nyata persaudaraan dan solidaritas.
“Melalui doa bersama ini, kita memohonkan yang terbaik untuk almarhum Affan Kurniawan. Semoga beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ucap Kapolres dengan suara penuh rasa haru.
Tak berhenti pada doa, Polres Demak juga menyerahkan puluhan paket beras dan nasi kotak kepada para driver Ojol yang hadir. Sentuhan kepedulian ini membuat suasana semakin menyentuh hati, seolah menguatkan tali persaudaraan antara aparat kepolisian dan masyarakat.

Doa dari Sesama Pejuang Jalanan
Febry Tamtama Novarino, perwakilan komunitas Ojol, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian Polres Demak. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar doa, melainkan simbol persaudaraan sejati.
“Kami sama-sama mendoakan almarhum Affan. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT. Kami juga berharap Demak tetap damai dan kondusif meski ada peristiwa besar di Jakarta,” tuturnya dengan penuh rasa kehilangan.
Harmoni Polisi dan Rakyat
Acara yang sederhana namun sarat makna ini menjadi bukti bahwa sinergi polisi dan rakyat tak bisa dipisahkan. Dalam suasana duka, terlihat jelas bahwa ojol bukan sekadar pengemudi, tetapi pejuang jalanan yang dihargai dan dipeluk erat dalam ikatan persaudaraan.
Di penghujung acara, suasana hening menyelimuti masjid. Doa terakhir dipanjatkan, air mata jatuh tak tertahan, dan nama Affan Kurniawan menggema dalam setiap lirih doa.
Kegiatan ini meninggalkan pesan mendalam: Demak bersatu, saling merangkul dalam suka maupun duka. Solidaritas adalah kekuatan sejati.(Agil)
Editor : Luwadi
