Dampak Cuti Bersama Idul Adha terhadap Industri Pariwisata di Temanggung09 Juni 2025oleh.Berto.Sabdopalon

sabdopalon.news.–Temanggung.- Jateng. – Perayaan Hari Raya Idul Adha yang disertai cuti bersama tahun ini memberikan libur panjang bagi sebagian masyarakat Indonesia. Namun dampaknya terhadap kunjungan wisatawan domestik ke Temanggung khususnya di wisata Sindoro sumbing masih belum signifikan.
Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) , Ricky megatakan, tingkat hunian hotel selama momen cuti bersama masih didominasi oleh wisatawan Lokal.
Hal ini berkaitan dengan belum dimulainya libur sekolah nasional dan terbatasnya mobilitas wisatawan domestik pada masa tersebut.

“Kami di PHRI tidak secara signifikan jadinya mendapatkan kunjungan atau tamu-tamu domestik, baik yang menginap di villa maupun hotel bintang ataupun non-bintang, ujar Ricky dalam keterangannya
“Secara umum okupansi kami lebih banyak dari pangsa pasar internasional, wisatawan asing daripada domestiknya,” sambung Ricky
Lebih lanjut, Ricky menyebutkan, tingkat okupansi hotel di wilayah Dieng dan Temanggung pada bulan Juni ini berada di kisaran 75 hingga 90 persen, tergantung pada wilayah dan jenis hotel.
Namun okupansi tersebut sebagian besar ditopang oleh wisatawan asing, khususnya dari Australia yang tengah menikmati musim liburan. Dengan situasi tersebut, pelaku industri pariwisata kini memfokuskan harapan pada momentum libur sekolah yang akan segera dimulai.
“Masa cuti Idul Adha ini belum menjadi indikator signifikan untuk peningkatan kunjungan domestik. Anak-anak sekolah belum libur, jadi keluarga pun belum banyak yang melancong. Masa ini cenderung masih landai,” tambahnya.
Diperkirakan, pergerakan wisatawan domestik akan meningkat seiring liburnya aktivitas belajar, sehingga mampu mendorong okupansi hotel dan menggairahkan kembali sektor pariwisata di tengah persaingan destinasi liburan lainnya di Indonesia. (Berto.Sabdopalon.)
Editor,(Luwadi)
