Demak Siaga Total! Operasi Lilin Candi 2025 Digelar, 269 Personel Diterjunkan Amankan Natal dan Tahun Baru

DEMAK, Sabdopalon.news –Kepolisian Resor (Polres) Demak menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2025 secara megah dan penuh kesiapsiagaan di Halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Demak, Jumat (19/12/2025). Apel strategis ini dipimpin langsung oleh Bupati Demak dr. Eisti’anah, menandai dimulainya pengamanan super ketat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Apel tersebut bukan sekadar seremonial. Ratusan personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, PMI, hingga instansi terkait dikerahkan dan disiagakan untuk memastikan perayaan akhir tahun berjalan aman, tertib, dan tanpa celah gangguan.

Dalam amanat Kapolri yang dibacakan Bupati Demak, ditegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan tahap akhir pengecekan kesiapan total, baik personel maupun sarana-prasarana. Negara hadir untuk menjamin rasa aman masyarakat di tengah lonjakan mobilitas ekstrem saat Nataru.
“Perayaan Natal dan Tahun Baru adalah agenda nasional dengan tingkat kerawanan tinggi. Seluruh jajaran diminta tidak lengah dan bertindak cepat demi kenyamanan masyarakat,” tegas Bupati Demak.
Lonjakan mobilitas pada Nataru 2025 diprediksi meledak. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat diperkirakan mencapai 119,5 juta orang, naik hampir 8 persen dibanding tahun lalu. Situasi ini diperparah dengan ancaman cuaca ekstrem.

BMKG memperingatkan adanya tiga sistem sirkulasi sinkronik yang berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, hingga gelombang tinggi. Ditambah puncak musim hujan November 2025–Februari 2026, potensi bencana dinilai sangat nyata. Kondisi ini menuntut pengamanan dan pelayanan ekstra keras.
Operasi Lilin Candi 2025 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan terpadu disiapkan di titik-titik strategis, mulai dari gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, tempat wisata, hingga pusat keramaian malam tahun baru.
Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha menegaskan bahwa Polres Demak telah melakukan sterilisasi menyeluruh di seluruh lokasi ibadah Natal. Pengamanan diperketat, deteksi dini ditingkatkan, dan langkah preventif dimaksimalkan guna menutup celah ancaman, termasuk terorisme.
“Tidak ada toleransi terhadap gangguan keamanan. Penjagaan ketat dilakukan di gereja, pusat keramaian, dan lokasi strategis lainnya. Kami pastikan ibadah Natal dan malam pergantian tahun berjalan aman dan khidmat,” tegas Kapolres.
Sebanyak 269 personel disiagakan khusus untuk mengamankan 30 gereja, 15 rumah ibadah, serta destinasi wisata favorit seperti Masjid Agung Demak, Makam Sunan Kalijaga Kadilangu, Pantai Glagah Wangi, Pantai Morodemak, hingga lokasi wisata air dan hiburan keluarga. Pengamanan lalu lintas juga menjadi fokus utama, terutama di ruas Kudus–Demak yang masih dalam proses perbaikan.
Kapolres Demak juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan darurat kepolisian 110 untuk melaporkan situasi darurat atau meminta bantuan.
“Polres Demak siap total. Personel, peralatan, dan strategi telah kami siapkan. Operasi Lilin Candi 2025 akan kami jalankan dengan langkah preemtif, preventif, dan penegakan hukum yang tegas dan profesional demi menjaga stabilitas kamtibmas,” pungkas AKBP Ari.
Demak bersiaga, aparat tancap gas, Natal dan Tahun Baru dikawal tanpa kompromi.(Agil)
Editor : Luwadi
