Grebeg Besar dan Pasar Rakyat 2025 Resmi Dibuka Oleh Bupati Demak

Demak, sabdopalon.news – Pembukaan Grebeg Besar yang dilangsungkan bersamaan dengan Pembukaan Pasar Rakyat berlangsung meriah di Panggung Kesenian Demak, yang berlokasi di Taman Parkir Tembiring Jogo Indah, Jumat, (22 /5/2025) malam. Acara pembukaan ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan tahunan yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Demak.
Bupati Demak dr Eistianah SE, di dampingi Wakil Bupati Muhammad Badruddin,M.Pd, secara resmi membuka acara tersebut dengan pemukulan gong, yang dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng.

Hadir pula dalam acara ini Sekda Demak Akhmad Sugiharto beserta asisten, Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha, Dandim 0716/Demak Letkol Kaveleri Maryoto, Kepala Dinas Pariwisata Endah Cahya Rini, Direktur CV.Tsuraya Berkah Melimpah H.Muslimin, sebagai pengelola event Grebeg Besar 2025, Forkopimcam Kabupaten Demak.
Pembukaan tahun ini dimeriahkan oleh tarian Kuntul, sebuah persembahan dari Sanggar Padma Baswara, yang menjadi pembuka sebelum dilanjutkan dengan pemukulan gong dan pemotongan tumpeng secara simbolis. Riuh letupan kembang api di langit Tembiring menambah kemeriahan acara sebagai tanda resmi dimulainya Grebeg Besar dan Pasar Rakyat 2025.
“Alhamdulillah Grebeg besar dan pasar rakyat ini akan segera di laksanakan sebagai adat tradisi setiap tahunnya. Dan juga dalam momen ini tradisi berziarah ke makam leluhur kabupaten Demak”.

“Pembukaan Grebeg Besar dan Pasar Rakyat tahun ini diharapkan mampu menjadi bentuk pelestarian budaya tradisional yang memberikan dampak positif terhadap peningkatan serta kebangkitan sektor perekonomian di kalangan warga Demak,” kata Bupati.
Bupati Demak juga menambahkan bahwa keramaian dan kemeriahan dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum yang baik bagi Pemkab Demak.
Pada kesempatan tersebut Bupati Demak juga mengajak aparat keamanan dan warga untuk tetap bersinergi menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif selama acara berlangsung.
“Acara ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian lokal dengan meningkatnya transaksi di Pasar Rakyat. Grebeg Besar dan Pasar Rakyat menjadi ajang bagi masyarakat Demak untuk merayakan budaya dan tradisi, sekaligus mendukung ekonomi lokal,” tutupnya.
Sementara itu di tempat terpisah bos Tsuraya Berkah melimpah ketika di wawancarai keterkaitan grebeg besar tahun ini terjadi dualisme, istri H.Muslimin mengatakan.
” Kami pasrahkan saja, dan kami selalu legowo walaupun ada sedikit kekecewaan”.ucap Bu Diana.(Agil)
Editor : Luwadi.
