Wabub Chandra dorong petani tingkatkan produksi, Pati siap jadi lumbung pangan nasional

SABDOPALON.NEWS,PATI-Dalam acara yang berlangsung di desa Kutoharjo ini, wakil bupati menyampaikan optimisme baru bagi dunia pertanian di Pati. Dua masalah klasik yang selama ini membayangi petani kelangkaan pupuk dan harga gabah yang sangat rendah saat panen telah di nyatakan teratasi.
Pemerintah kabupaten Pati kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Hal ini di tunjukkan lewat kehadiran langsung wakil bupati Pati, Risma Adi Chandra, dalam kegiatan penanaman padi serentak yang di hadiri pula oleh jajaran forkopimda dan pejabat terkait. Ia juga mengapresiasi keberhasilan desa Karang Wage, kec. Trangkil, yang mampu mencapapai produktifitas luar biasa hingga 10 ton / hektare. Hal ini di harapkan dapat menjadu inspirasi bagi desa desa lain di kabupaten Pati.
Masalah pupuk sudah tidak ada lagi. Gabah saat ini di beli dengan harga yang cukup layak yakni Rp. 6500/kg. Maka saatnya petani fokus meningkatkan produksi ini pesan dari pak bupati untuk kita semua” Tegas Chandra dalam sambutannya.” Kami berharap balai penyuluh lapangan ( BPL) makin aktif mendampingi para petani. Target tinggi hanya bisa di capai jika semua pihak bergerak bersama”tambah Chandra.
Dengan luas lahan sawah mencapai 57.394 hektare terdiri dari 35.634 hektare lahan irigasi dan 21.759 hektare lahan tadah hujan, Pati menargetkan produksi gabah sebesar 582.857 ton pada tahun 2025. Estimasi luas tanam dari tahun 2020 hingga 2024 telah mencapai 160.119 hektare.
Dengan semangat gotong royong dan kerja keras para petani, kabupaten Pati tampak kian siap menjadi tulang punggung ketahanan pangan Indonesia.
Pewarta ( Kurnadi )
Editor,(Luwadi )
